Jumat, 20 September 2013

aku ada karena kau telah tercipta



untukku
Adzan magrib berkumandang di mesjid, saat itu pula aku sampai di rumah juga, huftt  rumah yang jarang ku kunjungi ini sebenarnya di sinilah aku lahir cuma besarnya di rumah nenekku, saat melangkahkan kaki naik ke tangga aku merasa ada yang aneh tapi entah apa itu aku sendiri tidak tau, ku hampiri sejumlah orang di ruang tamu ada om dan tante (pengantin baru) serta mertunya, nenk dan kakek dari ibu serta ke 2 nenek buyut-ku, mereka menatap ke arahku dengan wajah yang tak wajar bagi, sebenarnya risih mendengar pujian-pujian yang terlontar dari mulut mertua om-ku tapi apa boleh buat namanya orang tua wajarlah pertemuan pertama hehehehe.
Saat itu mereka sedang berbincang-bincah yaa yang namanya besan baru kalau ketemu hemb dari A sampai Z pun di bahas nggak habis-habis, wajar-wajar. Karna saat itu kepala ini rasanya sakit bukan kepalan jadi ku putuskan masuk kamar aja ma tante kecil hehehe tadinya kami lagi asik asik bercanda gurau,ngegosip dan lain-lainnya tiba tiba kami berdua medengar sebuah suara yang memanggil tante kecilku itu “ anii… ani… aniiiii”  suara itu semakin keras dan sangat asing di telingaku sponta aku dan tenteku itu berhamburan keluar kamar dan membuka pintu “siapaaa….. siapppaaa” dua kali kami menyahut  mencari sumber suara yang memanggil tadi tapi setelah agak lami kami menunggu sahutannya kembali, orang itu tak ada jadi ku pikir ach mungkin orang iseng kali’I .
Aku duduk di depan tv sambil berpikir siapa ya orang memanggil tapi, tiba-tiba nenekku datang dan bertanya” kamu kenapa nak”  ini tadi ada orang yang teriak manggil ani nek tapi setelah di cek orangnya tidak ada” mereka heran dengan kami berdua soalnya mereka tidak dengar apa-apa loh kok bisa dalam hatiku berpikir kembali “suaranya keras kok” kenapa mereka tidak dengar tiba-tiba sakit kepalahku kambuh lagi jadi ku putuskan untuk masuk kamar dan menguncinya dari dalam karena aku nggak mau orang orang enggangguku nantinya, tak berselang lama sakit itu semakin sakit dan seketikah ingatanku lumpuh dah sudah teriak teriak kesurupan omku yang ada di  luar langsung panic seketika mereka riuh olehku yang ada di dalam kamar, mereka memanggil manggil namaku untuk membuka pintu tapi dalam alam bawah sadarku aku sudah tertekan di dalam terpaksa mereka mendobraknyai. Saudara satu-astunya mamaku ini langsung merangkulku dengan eratnya dan langsung, seketika semua orang langsung datang termaksud istrinya.

Setelah sekian lama menagis tak henti-henti,teriak teriak kesakitan sesosok pria yang selalu ku panggil etta pun berkata nak saya paham kehadiranmu, dan kami mengerti rasa pedulimu pada saudara kembarmu tapi tolong jangan di ganggu ya adeknya… ternyaita yang ada padaku malam itu adalah kedua saudara kembarku, saat itu rasanya tertekan sekali serasa berada di antara dua dunia lain begitulah penuturan orang orang yang melihatku malam itu. Tuhan ku sadar kehadiran ke dua kakak-ku yang di sana semoga mereka selalu mendampingiku agar bisa menata diri dan hidupku saat ini, sampai ke depan nantinya amin……

Minggu, 15 September 2013

Rasa Sesaat

tawwa.jpgRasa sesaat

Inilah kota sempit yang ramai juga menyenangkan,setiap malam kalau aku sedang tidak enak badan atau tepatnya tidak enak hati aku selalu menghabiskan malam-malam seribu bintang di pinggir pantai kota ini rasanya itu ahh lega sekali ketika melihat deburan ombak yang menyapu bibir pantai yang ada di depanku, kalau sejuta orang mengenal seribu bulan, malam ini ku menyebutnya malam seribu bintang-bintang hehehe lebbay dech.

Oke selesai basa basinya wiya begitulah sebutan orang-orang kepadaku padahal namakukan aulia! Coba dech piker jauh melesetkan hehhehe tak apalah asalkan baik  tak apalah. hmmm kalau ngerasain hembusan angin malam ini jadi teringat 3 bulan yang lalu tentang someone yang pergi tak kembali, hufttt tuu kan jadi galau lagi dech bukan miss hijau lagi namanya tapi miss?? Masa galau udahlah yang lalu biarlah berlalu toch untuk apa di sesali yang pergi belum tentu kembali juga kan kalau kita     B E R S E D I H ,yang harus ku pikirkan sekarang harus kuat dan bangkit dari sakit terus pulih dech yang pasti aku tidak kehilangan orang-orang yang menyangiku keluarga,sahabat dan semua orang yang ada di sekelilingku saat ini aku masih punya teman-teman yang selalu ada untukku bahkan rela mendengar  mewekkanku setiap malam bila ku bersedih karna seseorang mereka selalu ada untukku dan mereka  selalu bilang padaku kamu jangan menagisi apa yang pergi tapi tersenyumlah pada apa yang tersisa saat ini, yaaaa Allah bersyukurnya aku saat orang yang ku percaya malah pergi dan entah kemana engkau hadirka kembali orang-orang yang pernah ku ragukan di sampingku untuk melihat kesedihanku dan menjadi penawar bagi perasaanku saat ini.
Teringat saat itu saat mereka membutuhkanku untuk sesuatu hal, aku malah pergi bersama orang yang tak ku kenal tapi selalu hadir di hari-hariku padahal kita Cuma duduk menghabiskan waktu seharian di tempat yang tak layak di kunjungi sedangkan ketiga sahabat-sahabatku bercucuran keringat mempersiapkan sebuah acara untuk amal aku malah senang-senang tak bererti bersama orang itu dan pulang dengan rasa yang tak bersalah sama sekali tapi mereka tidak marah apalagi kecewa mereka hanya tersenyum tipis ke arahku tampa kata, rasanya hampa tapi ku langsung sadar diri dan berkata “oke nanti malam aku hadir kok” malam itu kami janjian untuk pergi ke panti asuhan untuk melihat acara amal sesuai janjiku tadi sore pada teman-temanku, aku sudah siap-siap dibalut jilbab hijau aku mondar mandir ngga karuan menunggunya, ten tong teng tong jam dinding ruang tamu berdetak menjukkan angka 9 tapi orang yang ku tunggu tak kunjung datang padahal tadi sore aku sudah memberitahunya lewat pesan sisngkat (SMS) dan dia setuju juga untuk hadir.Dalam hati aku ngedumel sendiri dasar cowok, jadi terpaksa dech jalan sendiri ke panti itu.
Berselang dua hari sejak malam itu someone ngga pernah ada kabarnya, ku coba hubungi nomornya ngga tidak bisa pernah tembus, terpaksa dech aku cari-cari ke teman-temannya ternyata dia ke keluar kota dan ngga pamit padahan dia sudah janji padaku dia tidak akan meninggalkanku sebelum aku meninggalkannya,huaaaaaa dari situ aku mulai berfikir ternyata kita tidak boleh segampang itu percaya pada apa yang diucapkan seseorang, walaupun tulusnya terasa sampai ke jantung terus menjalar dan nyut-nyutan sampai kepala kalau Cuma sesaat apa gunanya, itu namanya tertipu abis abisan cewek lugu yang mirip kambing conge yang habis dikadalin ma buaya. Tapi aku bersyukur masih punya mereka dengan senyum tipis yang tulus dan seberkas cahaya terang dari kedua bola mata mereka, itu  sudah lebih dari cukup mengobati rasa kecewaku dari goresan yang di torehkan oleh seseorang  yang tak punya perasaan.
Jangan menganggap semua yang ada di depanmu itu selalu benar terkadang hal yang kecil yang berada di belakan kita itu jauh lebih bermakna dari yang kita bayangkan saat itu. Terkadang kebahagian tidak tercipta dari sebuah kesamaan yang serupa tapi terkadang kebahagian tercipta dari persamaan yang sejalan,
Saat itu angin malam berhembus menembus pori-pori kulitku di saat itu jua aku tersadar dari lamunganku tentang orang itu dan best friendku pun datang dengan senyum dan seberkas cahaya dari mata mereka seolah mereka tau apa yang ku rasakan malam ini…..
Terima kasih ya Allah untuk malam ini bulan jadi saksi persahabatan kami…